Mencoba Perjalanan Bogor–Sukabumi menggunakan KA Pangrango

KA Pangrango

Kereta Api Pangrango adalah kereta api jarak menengah yang beroperasi antara stasiun Paledang (Bogor) dan stasiun Sukabumi. Rangkaian keretanya terdiri dari 1 kereta eksekutif, 4 kereta ekonomi, dan 1 kereta makan pembangkit ekonomi. Untuk saat ini, kereta ini memiliki 3 trip bolak balik dalam sehari yakni

Waktu Rute Berangkat Datang
Pagi Sukabumi – Bogor 05:15 07:18
Bogor – Sukabumi 07:50 09:54
Siang Sukabumi – Bogor 10:25 12:28
Bogor – Sukabumi 13:10 15:13
Sore Sukabumi – Bogor 15:45 17:48
Bogor – Sukabumi 18:30 20:36

Tiket Kereta

Tiket kereta api ini dijual secara online melalui https://tiket.kereta-api.co.id dengan harga 60k untuk kelas eksekutif dan 25k untuk kelas Ekonomi. Tiket kereta ini sangat laku keras dan cepat habis untuk jadwal perjalanan akhir pekan jadi jangan coba coba mencari tiket kereta ini mepet dengan jadwal keberangkatan. Terutama untuk jadwal perjalanan jumat sore / sabtu pagi dari Bogor dan Minggu siang / sore dari Sukabumi.

Untuk perjalananku di tanggal 28 Agustus (minggu pagi), aku membeli tiketnya sejak tanggal 31 Juli (hampir sebulan sebelum keberangkatan) dan itu pun tinggal beberapa kursi kereta eksekutif yang tersisa. Sedangkan untuk kembali ke Bogor dengan jadwal minggu sore, aku hanya berhasil mendapatkan tiket ekonomi. Dan seperti hal nya tiket kereta api jarak jauh yang lain, tiket kereta Pangarango juga wajib dilakukan check in di stasiun dan menunjukkan ID saat masuk ke kereta.

Stasiun Paledang

KA Pangrango

Kereta Api Pangrango sebenernya tidak berhenti di stasiun Bogor melainkan stasiun Paledang. Walaupun pada saat pembelian tiket, kita harus memilih stasiun Bogor. Namun di mana kah stasiun Paledang?

Stasiun Paledang sendiri sebenarnya tidak terlalu jauh dari stasiun Bogor. Jika teman teman datang ke stasiun Bogor menggunakan kereta commuter line dari Jakarta, pastikan untuk keluar dulu dari pintu tap out electronic money kemudian langsung lihat KFC di seberang jalan. Usahakan untuk menyeberangi jalan menuju KFC namun persis sebelum rel kereta dekat KFC tersebut ada jalan ke kanan. Ikuti jalan itu dan ketemu lah stasiun Paledang.

Stasiun Paledang tidak lah sebesar stasiun Bogor. Malah bisa dibilang sangat kecil dengan infrastruktur minimalis. Tidak tampak gedung utama stasiunnya. Dan jika ingin ke toilet atau menunaikan sholat, teman teman bisa menuju rumah rumah yang ada di gang sebelah kanan setelah deretan warung makanan.

Perjalanan antara Bogor – Sukabumi

KA Pangrango

Perjalanan kereta antara Bogor menuju Sukabumi dan sebaliknya, sangat menarik untuk dilihat. Nantinya kita akan dibawa melewati gua, hamparan sawah, pemandangan gunung dan sungai. Namun sayangnya, sebagian besar kaca kereta ini cukup buram sehingga pemandangan di luar tidak nampak jelas walau jika beruntung juga ada kaca yang cukup jernih. Selain itu juga perlu diperhatikan bahwa sinar matahari di perjalanan siang hari mungkin akan terasa sangat menyengat. Untungnya ada tirai jendela yang bisa menahan serangan sinar matahari tersebut. Sayangnya tirai tersebut tidak akan ada di kereta ekonomi sehingga untuk penumpang kereta ekonomi sebaiknya siap siap tabir surya.

Stasiun Sukabumi

KA Pangrango

Waktu tempuh kereta api Pangrango relatif pendek sehingga perjalanan bisa tepat waktu. Stasiun Sukabumi lumayan besar juga mirip stasiun kereta api kota non metropolitan lain di Jawa. Lokasinya berada di tengah pasar. Dan bersiaplah ketika melangkahkan kaki keluar dari stasiun, akan banyak supir angkutan kota yang menawarkan jasa untuk carter mobil keliling Sukabumi seharian. Sayangnya aku belum mencoba menawarnya kemarin sehingga tidak tahu harganya. Namun kemarin sempat mencoba naik angkot nya sebagai penumpang umum untuk mencapai tempat nikahan temen dan pada saat angkot pertama kena tarif 5k per orang. Kemudian karena oper angkot lagi, berikutnya cuma bayar 4k per orang. Kelihatannya harga kedua yang bener karena pada saat naik angkot kedua, kita ga pake nanya harga lagi langsung bayar aja.

Selain angkot, Sukabumi juga sudah ada gojek dan gocar. Bagi yang terbiasa menggunakan angkutan jenis ini mungkin akan lebih memilihnya. Kota sukabumi ga terlalu besar sehingga kemarin saat aku balik ke Stasiun dari gedung pernikahan temenku cuma kena ongkos 11k menggunakan gocar. Tapi jangan coba request penjemputan Gocar di deket stasiun karena sebagian besar pengemudinya tidak berani mengambil penumpang di stasiun. Dan memang terdapat tulisan yang cukup mencolok di dekat stasiun bahwa angkutan umum online tidak boleh mengambil penumpang di stasiun.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s