Coban Rondo

2017-08-04 Coban Rondo

Coban Rondo adalah salah satu air terjun yang paling terkenal di Malang bahkan sejak jaman aku masih kecil. Telah banyak perbaikan yang dilakukan sejak masa itu dimana dulu aku masih ingat bahwa jalan menuju air terjunnya masih berupa tanah basah hingga sekarang sudah dirubah menggunakan paving block untuk memudahkan pengunjung mencapai bawah air terjun. Walau begitu, keindahan dan kesejukan air terjun Coban Rondo masih tetap lah sama hingga saat ini.

Asal Mula Nama Coban Rondo

2017-08-04 Coban Rondo

Nama Coban Rondo sendiri berasal dari kata Coban yang artinya “air terjun” dan Rondo yang artinya “Janda”. Legenda penamaan Coban Rondo berasal dari seorang istri bernama Dewi Anjarwati yang bersembunyi di bawah air terjun tersebut untuk menghindari pertarungan antara suaminya yakni Raden Baron Kusumo dengan seseorang yang menggodanya yakni Joko Lelono. Karena keduanya sama sama sakti sehingga keduanya meninggal pada pertempuran itu dan membuat Dewi Anjarwati menjadi janda di persembunyiannya. Cerita lengkapnya dituliskan di salah satu papan yang terdapat di jalan menuju air terjun.

Menuju Area Wisata Coban Rondo

Untuk menuju Coban Rondo dari kota Malang sangat lah mudah. Jika menggunakan kendaraan umum bisa naik mikrolet menuju terminal Landungsari. Kemudian naik bis Puspa Indah menuju Kediri atau Jombang. Dan tinggal minta turun di jalan masuk desa untuk menuju Coban Rondo. Namun perlu diingat jalan masuk dari sini hingga ke air terjun cukup jauh untuk jalan kaki sehingga persiapkan diri baik baik.

2017-08-04 Coban Rondo

Bagi yang ingin menggunakan kendaraan pribadi juga tidak susah untuk mencapai air terjun ini. Dari kota Malang silahkan menuju arah Landungsari. Kemudian lurus terus hingga kota Batu dan ikuti jalan besar. Setelah bertemu alun alun kota Batu, tetap ikuti jalan yang berbelok ke kiri hingga mulai masuk ke tebing yang berkelok kelok. Jalur ini dinamakan daerah Payung dan banyak yang berjualan makanan di sini. Ada baiknya bagi teman teman yang makan di sini untuk bertanya dulu harganya sebelum memesan karena dulu sering ada kabar tidak menyenangkan dari temen yang makan di sini. Setelah mengikuti jalur berkelok ini nanti akan ketemu patung sapi yang dari dulu selalu jadi penandaku berbelok ke kiri untuk menuju ke air terjun Coban Rondo.

2017-08-04 Coban Rondo

Setelah berbelok di patung sapi, ikuti jalan kampung hingga bertemu dengan pintu masuk Coban Rondo. Silahkan membayar untuk tiket masuk serta biaya parkir kendaraan jika membawa kendaraan sendiri. Setelah itu masuk dan nikmati perjalanan di area wisata Coban Rondo. Dan jangan berpikir bahwa setelah melewati gerbang tersebut maka anda akan langsung bertemu dengan air terjun, salah besar. Anda masih harus menempuh perjalanan yang cukup jauh. Area wisata Coban Rondo memang cukup luas. Di perjalanan ini anda akan menemukan beberapa fasilitas lain yang ditawarkan oleh Coban Rondo seperti bumi perkemahan, lapangan outbound, labirin, gardu pandang dan banyak lagi. Cukup ikuti jalan hingga ujung dan anda akan menemukan parkiran yang cukup luas untuk meninggalkan kendaraan anda dengan aman untuk selanjutnya berjalan kaki menuju ke Coban Rondo.

2017-08-04 Coban Rondo
2017-08-04 Coban Rondo

Air Terjun Coban Rondo

2017-08-04 Coban Rondo

Setelah memarkir kendaraan anda, berjalan lah menuju ke pintu masuk (yang kedua) dari coban rondo. Tidak seperti perjalananku sebelumnya ke Coban Pelangi, perjalanan menuju air terjun Coban Rondo sangat lah mudah dan cepat. Hanya butuh 10 menit jalan santai untuk mencapai air terjunnya. Namun tetaplah berhati hati dengan barang bawaan anda karena banyaknya kera kera di sekitar air terjun yang bisa mengambil barang anda ketika lengah.

2017-08-04 Coban Rondo
2017-08-04 Coban Rondo

Air terjun coban rondo ini cukup tinggi dan dikelilingi oleh tebing yang hijau. Anda bisa mendekati air terjun ini bahkan hingga persis di bawah air terjunnya. Namun tanggung sendiri akibatnya jika menerima derasnya guyuran air terjun ini secara langsung karena bagian bawah air terjun ini bukan lah kolam namun langsung berupa batu yang keras. Sehingga cukup sakit jika kena langsung ke badan dan berbahaya jika sampai terhempas ke batu. Namun merasakan percikan airnya dari atas juga sudah cukup menyegarkan. Setelah puas merasakan air terjun, anda bisa piknik di area terbuka sekitar air terjun. Namun anda perlu membawa makanan sendiri atau anda bisa membelinya sebelum masuk ke dalam gerbang kedua karena tidak banyak yang berjualan makanan di dalam area coban rondo walau pun fasilitas pendukung seperti musholla atau kamar mandi dan WC sudah tersedia di dalam.

2017-08-04 Coban Rondo

Pengeluaran

Sebagai air terjun yang paling terkenal di Malang, Coban Rondo memiliki harga tiket masuk yang cukup mahal. Dan perlu tambahan biaya lain jika ingin masuk ke fasilitas lain seperti ATV, outbound atau labirin. Sayangnya kemarin tidak sempat merasakan fasilitas lain sehingga biaya yang aku keluarkan kurang lebih sebagai berikut (di luar bensin) :

No Jenis Pengeluaran Total
1 Uang Masuk per orang @ Rp 21.000 Rp 21.000
2 Parkir motor @ Rp 4.000 Rp 4.000
Total Rp 25.000

Harga di atas berkali kali lipat naiknya dibandingkan dengan tiket masuk yang aku bayarkan saat awal awal ke sana dimana tidak mencapai Rp. 10.000 sehingga tempat wisata ini dulu cukup aku gemari walau tempatnya cukup jauh dari rumah. Dan perlu diketahui bahwa harga tiket di atas masih dibedakan untuk wisatawan mancanegara dimana mereka harus  membayar Rp 35.000 per orang untuk masuk ke area wisata Coban Rondo. Tapi perlu diakui bahwa pembangunan area wisatanya cukup bagus dengan salah satu yang paling terlihat adalah perbaikan jalan aspal dan jalan paving block yang memudahkan wisatawan mencapai air terjun.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s