Perpanjangan SIM C di SIM Corner MOG

Pada tanggal 21 Agustus kemarin, masa aktif SIM C ku habis bertepatan dengan hari ulang tahunku yang ke 28. Karena KTP ku berdomisili di Kota Malang, aku harus melakukan pengurusan perpanjangan SIM di kota kelahiranku tersebut. Lagipula tidak ada salahnya sekali-sekali merayakan ulang tahun ku (dan ulang tahun ibuku yang jatuh juga di tanggal yang sama) bersama dengan orang tuaku di kampung halaman. Akhirnya ku tempuh lah perjalanan Jakarta – Malang selama 16 1/2 jam menggunakan kereta Gajayana.

The Story

Berangkat tanggal 20 Agustus sore dan tiba di Malang keesokan paginya. Waktu kedatanganku di Malang terlambat 1 1/2 jam dibandingkan dengan jadwal. Jika kedatanganku sesuai jadwal, rencana awalku sebenarnya hanya akan pulang ke rumah untuk mandi kemudian segera berangkat untuk mengurus SIM. Namun karena keretanya terlambat tiba di Malang, rencana awal tinggal lah rencana karena waktu telah menunjukkan saat-saat mendekati jam istirahat siang ketika sampai di rumah. Karena itu, aku tunda keberangkatanku mengurus SIM.

Tepat pukul 2 siang, aku akhirnya berangkat mengurus SIM. Karena tahun sebelumnya sudah pernah mengurus perpanjangan SIM A di SIM Corner MOG (Mall Olympic Garden) Malang, kali ini pun aku langsung menuju ke MOG. Posisi SIM Corner ini berada di pojok kiri lantai 3. Untuk mencapai tempat ini dengan mudah, naik saja melalui eskalator yang berada di sayap kiri karena dia persis di samping eskalator.

Ada untungnya juga datang jam 2 lebih karena ternyata SIM Corner kali ini buka agak siang dan tutup lebih malam yaitu dimulai pukul 14:00 hingga 20:00. Berbeda dengan ketika aku datang untuk mengurus SIM A di tahun sebelumnya dimana SIM Corner ini buka sekitar pukul 11:00 dan “katanya” tutup pukul 18:00. Kelihatannya jadwal buka SIM Corner ini berubah sesuai dengan keinginan pelanggan yang membutuhkan pengelolaan surat-surat penting tidak bertabrakan dengan jam kerja. Sebuah perubahan yang patut diapresiasi “good job here Thumbs up”. Dan bagusnya, tidak ada perubahan dalam standar pengurusan perpanjangan SIM.

Begitu aku tiba, aku tidak langsung masuk ke dalam outlet SIM Corner namun menghampiri dua mbak-mbak yang duduk di meja depan outlet. Mbak-mbak ini menyediakan jasa fotokopi KTP dan SIM serta pembuatan surat sehat yang dibutuhkan untuk mengurus perpanjangan SIM. Untungnya tidak ada tes kejiwaan untuk mendapatkan surat sehat itu. Aku cuma ditanyain 1 pertanyaan terkait buta warna dan *abrakadabra* keluarlah surat sehat.

Setelah surat sehat di tangan, aku langsung masuk ke dalam outlet dan  membayar biaya perpanjangan SIM di counter BRI yang terletah di sisi kanan outlet. Setelah bayar, aku diberikan formulir yang harus aku isi. Setelah formulir terisi lengkap, aku serahkan ke mas-mas yang berada di meja bagian dalam kemudian tinggal menunggu panggilan. Panggilan foto pun datang, aku membubuhkan cap jari dan tanda tangan digital kemudian foto dengan wajah seganteng mungkin (lumayan fotonya akan terpampang untuk 5 tahun ke depan). Tidak perlu menunggu lama lagi, SIM C ku yang baru pun sudah tercetak dan siap untuk menjadi penghuni dompetku.

Total waktu yang kuhabiskan untuk mengurus perpanjangan SIM tersebut sejak aku melakukan fotokopi KTP dan SIM lama hingga SIM yang baru diterima olehku tidak lebih dari 30 menit. Waktu yang cukup cepat menurutku. Maka tidak heran jika dari 2 kali kunjunganku ke outlet SIM Corner, aku tidak pernah melihat outlet tersebut sampai penuh sesak. Tapi aku belum pernah melihat outlet tersebut di hari libur. Mungkin saja outlet tersebut penuh dengan orang yang mengurus perpanjangan SIM. Atau mungkin saja outlet tersebut ikutan libur.

The Summary

Lokasi :

Lantai 3 sayap kiri Mall Olympic Garden, Malang, Jawa Timur

Estimasi lama waktu :

kurang lebih 30 menit (tergantung kecakapan pengisian formulir)

Yang harus dipersiapkan :

  • KTP yang masih berlaku
  • SIM yang lama (SIM yang masa berlaku nya belum habis lebih dari 1 tahun dapat diperpanjang di SIM Corner)
  • Bolpoin untuk mengisi formulir (disana bolpoin terbatas)

Alur kegiatan :

  • Fotokopi KTP dan SIM lama di meja depan outlet SIM Corner (jika belum punya fotokopi KTP dan SIM 2 lembar)
  • Membuat surat sehat di meja depan outlet SIM Corner (jika belum punya surat sehat)
  • Bayar biaya perpanjangan SIM di meja sebelah kanan
  • Mengisi formulir
  • Menyerahkan formulir ke meja bagian dalam outlet
  • Tunggu panggilan
  • Cap jempol, tanda tangan digital, dan pas foto
  • Tunggu panggilan untuk kedua kalinya
  • Terima SIM yang baru
  • Lambaikan tangan ke petugas jaga outlet

Total biaya :

  • Fotokopi KTP dan SIM : 2.000 rupiah
  • Surat sehat : 50.000 rupiah
  • Biaya Perpanjangan : 75.000 rupiah (SIM C) 85.000 rupiah (SIM A, kalau ga salah *please help me here*)
  • Total : 127.000 rupiah
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s