Ini adalah sebuah mall baru yang dibangun di kota Malang. Mall ini memiliki konsep baru yang ditawarkan kepada masyarakat Malang yakni mall yang digabungkan dengan sarana olahraga. Jadi diharapkan nantinya beragam aktivitas bisa dilakukan di satu tempat.
Sepanjang yang aku liat, mall ini belum rampung sepenuhnya. Masih ada beberapa bangunan baru yang akan ditambahkan seperti gedung parkiran dan kolam renang. Namun beberapa fasilitas yang sudah ada dan siap digunakan antara lain: mall, stadion Gajayana (sudah ada sejak awal tinggal direnovasi), satu lapangan bola luar (ini juga sudah ada sejak awal cuma tinggal diperbaiki), lapangan tenis 2 court, lapangan basket, lapangan voli. Untuk menuju ke lapangan – lapangan tersebut harus melalui mall yang merupakan satu-satunya pintu keluar masuk parkir. Ini memberikan rasa aman saat menonton sepak bola di stadion karena sepertinya pengelolaan parkirnya sudah professional namun kita harus menganggarkan lebih untuk itu karena berupa secure parking dimana kita harus membayar lebih untuk tiap penambahan jam parkirnya.
Mungkin untuk lapangan dan stadion tidak perlu dibahas karena tidak ada bedanya dengan stadion dan lapangan yang lain. Disini akan aku ceritakan tentang mallnya saja.
Mallnya terdiri dari 4 lantai dan cukup luas. Namun penataan di dalamnya cukup memusingkan atau karena aku belum biasa aja jadi sepertinya agak ruwet jalannya. Stan – stan yang disediakan belum terisi sepenuhnya. Selain itu sepanjang aku perhatikan, di mall ini tidak terdapat tempat bermain atau bioskop. Sepertinya tempat ini kurang cocok buat nongkrong.
Tapi ada beberapa hal yang menarik dari mall ini. Yang pertama adalah munculnya beberapa merk yang sebelumnya belum ada di Malang seperti Roti boy dan d’Crepes yang biasa aku ditemukan di kota-kota besar. Yang kedua adalah lantai paling atas yang berdinding kaca. Dari kaca itu terlihat pemandangan ke arah stadion dan lapangan – lapangan yang satu komplek dengan mall ini. Kemudian juga ada pemandangan atap – atap rumah di sekitar komplek tersebut. Banyak orang yang foto – foto di lantai ini. Ternyata orang Malang mulai narsis juga ya. Yang ketiga adalah adanya hypermarket Giant yang sampai 2 lantai. Selama aku jalan – jalan ke mall di beberapa kota, tidak pernah aku lihat supermarket 2 lantai. Dan lucunya lagi, hypermarket ini dimulai dari lantai 2. Suatu hal yang tidak umum dimana biasanya hypermarket ini ditaruh di lantai 1 atau basement yang dekat dengan parkiran atau pintu keluar.